Jumat, 03 November 2023

Journal of The Day

Kalau saja tubuh, hati, dan pikiran saya tidak dimodifikasi Tuhan setahan banting ini, mungkin dari kemarin-kemarin saya sudah angkat tangan dengan segala tuntutan. Itulah sebabnya sedari dulu pikiran saya terlampau produktif. Belum lagi menghadapi masalah pribadi yang tidak pernah saya bagi. Saya juga tidak tahu persis sejak kapan itu mulai saya alami. Bagaimana tidak, bahkan di hari pertama masuk kerja saya sudah disuruh harus lembur untuk menyelesaikan banyak file akreditasi. Ditambah lagi tumpukan kerjaan rumah yang harus saya bereskan dengan diselip juga tanggungjawab di dalam organisasi dan jadwal tertentu lain yang harus diisi. Akibatnya, kondisi badan dan segenap pikiran saya pun tak mau lagi berkompromi untuk melaksanakan segala tugas. Maka ketika pekerjaan ini menuntut saya untuk tetap dinamis, saya harus mampu berkemas dengan singkat, rela menempuh jauh, serta bertindak lebih cepat. Biasanya memang juga begitu, tapi kali ini saya benar-benar dituntut dari segala sisi dan segala arah. Namun disisi lain, saya akan tetap menyisakan waktu untuk melakukan hobi dan pengembangan diri yang memang membuat saya sedikit terlepas dari beban, karena saya juga tidak ingin waktu itu tersita oleh yang lain. Itulah mengapa orang-orang terdekat saya seringkali bilang bahwa saya selalu kekurangan waktu untuk bersenang-senang. Padahal dari situ membuat saya banyak belajar bahwa hidup akan terus berjalan tanpa mau berhenti, kecuali dihentikan oleh tangan Tuhan bahwa perubahan akan abadi. Sebab semakin kesini, saya menyadari bahwa diri sendiri adalah susunan kawanan proton-elektron watak dan sifat yang begitu kompleks dan subtil yang harus selalu kita tingkatkan kualitasnya. Salah sedikit memahaminya, akibatnya fatal, bisa berujung ledakan yang terlampau eksplosif. Oleh karena itu, sebelum saya mati dan pergi meninggalkan dunia ini, sampai saya benar-benar kehabisan waktu, saya ingin berbuat (positif) lebih banyak lagi untuk bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar