Rabu, 01 April 2020

14 Hari Bukanlah Judul Yang Sebenarnya


“14 Hari Bukanlah Judul Yang Sebenarnya”
Oleh Nola Vita Sari

Semua orang tahu bahwa bumi sedang tidak baik-baik saja.
Aku, Kau, ataupun Mereka.
Kita pernah berencana cukup 14 hari di rumah saja.
Namun siapa pernah menduga ternyata berbeda.

Ternyata 14 hari bukanlah judul yang sebenarnya.
Semuanya diluar rencana.
Dan setiap rencana hanya tinggal wacana.
Atau bisa saja harus segera ditunda.

Iya benar Dia adalah Corona.
Namanya semakin tenar diperbincangkan dunia.
Bisa dibilang ujian atau bencana lebih tepatnya.
Yang datang tanpa diminta.

Aku sedih mendengar kabar tentang dunia.
Aku pilu mendengar berita tentang Indonesia.
Ada yang kehilangan orang yang dicintainya,
Yang direnggut begitu saja oleh Corona.

Maka lakukan karantina jika diminta.
Dengarkan arahan untuk tidak kemana-mana.
Tenaga medis berjuang diluar sana.
Untuk menyembuhkan saudara kita.


Aku tahu Kau rindu sekolah.
Aku tahu Kau rindu kuliah.
Aku tahu Kau rindu teman-teman.
Aku tahu Kau rindu pertemuan.

Biarlah jarak menguatkan kita.
Tanpa perlu berdekatan, kita lawan bersama.
Dekat di hati jauh di mata.
Semoga kita cepat bisa berjumpa.

Biarlah untuk sementara kita di rumah saja.
Agar tidak ada lagi korban selanjutnya.
Entah sampai kapan, jangan ditanya.
Semua akan membaik pada waktunya.

Tidak perlu menyalahkan siapa-siapa.
Tidak perlu menanyakan sebab dan karena.
Semua yang ada dan terjadi ambil hikmahnya.
Tuhan yang tahu tentang segala sesuatunya.

Memang 14 hari bukanlah judul yang sebenarnya.
Berapapun lamanya, kita harus tetap waspada.
Lindungi dunia, lindungi Indonesia.
Lindungi diri dan hentikan penyebarannya.
Mari kita doakan bersama.
Agar Corona menghilang dari dunia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar